About

Categories

Followers

Showing posts with label belahan nasyid di dunia. Show all posts

Nasyid di di spanyol

Assalaamu'alaikum wr. wb.  

Sobat muda muslim, ini artikel Studia edisi 284/Tahun ke-7 (13 Maret 2006).
Edisi cetaknya sudah beredar di Jadebotabek sejak hari ini.
Selamat membaca...  

*[Dapatkan juga edisi cetaknya di jaringan kami di berbagai kota besar
lainnya: Aceh, Padang, Bengkulu, Palembang, Pangkalpinang, Bandarlampung,
Serang, Sukabumi, Bandung, Sumedang, Cirebon, Indramayu, Yogyakarta, Solo,
Semarang, Bangil, Pasuruan, Surabaya, Jember, Banjarmasin, Samarinda,
Balikpapan, Kendari, dan Makasar]  
Ingin diskusi, ngasih info, ngasih masukan berupa kritik dan saran, gabung
aja di tempat mangkal kita: buletinstudia.multiply.com    
Untuk berlangganan edisi cetak, hubungi: 0813-81561253

Salam,  
Redaksi Buletin Studia  
Bogor
---
Spanyol, Mutiara Islam yang Hilang
STUDIA Edisi 284/Tahun ke-7 (13 Maret 2006)


Ramadhan 92 H, atau bertepatan dengan tahun 711 M, Thariq bin Ziyad dan
pasukannya merapat di pantai Spanyol, dengan membawa misi untuk menyebarkan
dakwah Islam. Sayang, Raja Roderick dan pasukannya menolak, dan bahkan
mengobarkan peperangan. Peperangan itu sebenarnya bermula dari pertikaian
antara sesama Kristen Spanyol. Raja Roderick yang berkuasa saat itu,
memaksakan keyakinan Trinitas Kristen yang dianutnya kepada umat Nasrani
Aria.

Nasyid di Jepang

Chicago : Saat David Kelly alias "Capital D" nge-rap, ia tidak ikut-ikutan arus dengan memakai lirik-lirik mengenai wanita, perhiasan, kekayaan dan sebagainya. Namun, Rapper asal Chicago ini menggunakan sajak-sajaknya untuk memuji Allah, mengkritik peperangan di Iraq dan mengecam Amerika.

Kelly adalah salah satu diantara artis rap baru, Muslim asal Amerika. Dikenal sebagai entertainer yang merefleksikan tidak hanya rasa tapi juga bersifat reliji.

"Muslim-muslim di Amerika Serikat itu ada dan tidak hilang. Mereka adalah bagian dari budaya, tetapi mereka tidak menciptakan budaya mereka sendiri," kata Kelly. "Aku mencoba menunjukkan kepada mereka bahwa anda bisa saja kreatif, artistik, bahagia dan tetap menjadi Muslim."

Bagi Islam Amerika, rap bukan merupakan barang baru. Bangsa Islam dan sekte non-tradisional lain seperti the "Five Percenters" sudah mempengaruhi hip-hop melalui lirik lagu dan imejnya di akhir 1970-an. Tapi gelombang baru daripada musik akibat pengaruh Muslim lebih melihat untuk menyampaikan pesan dan gambaran yang lebih sejalan dengan Islam sebenarnya.

"Musik berkata bahwa aku tetap seorang Amerika, dan aku masih ingin dengan budayaku. Tetapi aku menyaringnya dan aku dapat menyertakan Islam juga kedalamnya." kata Mike Shapiro, 23, yang membuat situs Www.Muslimhiphop.Com. "Muslim-muslim amerika dan pemuda-pemuda muslim sangat memerlukan ini. Mereka tidak punya tempat lain untuk berintera

Sejarah Nasyid Native Dien

MUSIK adalah bahasa universal. Elemen Islam dan Tionghoa pun dipadukan dengan cantik oleh kelompok nasyid Lampion. Selain berdakwah, 5 anak muda etnis Tionghoa ini juga menggunakan nasyid untuk mematahkan stigma negatif soal Islam. Seperti apa hasil kreasi mereka di Lampion? 


Alunan nada dan suara ini terdengar dari ruangan kecil di sudut bangunan sebuah lembaga bimbingan belajar di Pasar Rebo, Jakarta Timur.
Malam itu Kelvin, Musthofa, Andrew, Ade, dan Heri yang tergabung dalam grup nasyid Lampion sedang latihan rutin. Kemampuan bernyanyi harus terus diasah mengingat mereka tengah menyiapkan album kedua. Rencananya akan keluar Ramadhan tahun ini.

Lampion bukanlah grup nasyid biasa. Sebagian besar personilnya berasal dari etnis Tionghoa. Mereka mengolah unsur budaya Tionghoa dalam lagu-lagu Islami yang mereka bawakan.

Berdiri sejak 1997, nama Lampion dipilih karena identik dengan budaya Tionghoa. Selain itu juga karena lampion itu menerangi, ungkap salah seorang personil, Andrew Fateh.

- Copyright © nasyid of islam - Skyblue - Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -